Three High School Princes: First Love (Minho’s story part 2)

Author            : Jung Yuuri a.k.a ideafina

Genre             : Romance, Comedy

Rating             : General

Length            : 1-6/7 part (on writing)

Main Cast      : Choi Minho SHINee, Park Hae rin (OC)

Support Cast :

v  Shim Changmin DBSK

v  Cho Kyuhyun Super Junior

v  Choi Siwon Super Junior

v  Kim Jaejoong DBSK

v  Jung Yunho DBSK

Annyeong readers-nim. Fina imnida. *bow*

Sebelum kalian baca, ada beberapa hal yang mau aq sampaikan ke kalian sebagai author.

Karena makin maraknya silent readers di blog ini, jadi aku mutusin buat protect ending part dari semua FF chapterku (In My Camera, Three High School Princes, Forever or Never). Syarat untuk dapetin PW FF In My Camera sama Forever or Never bisa dilihat nanti di FF itu saat publish. Syarat untuk dapetin PW FF ini yaitu dengan comment di seluruh part dari FF Kyu-line ini, tapi bukan sekedar comment ‘lanjut’ or ‘bagus’. Komentarin isi ceritanya atau bahasa penulisannya. Gk susah kan? Ini juga baru Part 2. ^^

Cara dapetin PWnya? Email ke imasyrafina@yahoo.com, DM ke @ideafina, atau kirim message ke facebook dengan format :

Subject: PW Three High School Princes

Isi: nama asli dan Id wp yang kalian pake saat comment.

Comment di blog apa:

Mian ya, aku cuma pengen tahu pendapat readers sama isi FFku. Kalo kalian mau kritik atau protes sama isi ceritanya juga gak apa-apa. Yang penting aku tahu kalo FFku dibaca dan dianggap menarik oleh kalian. 🙂

Sedikit penjelasan buat readers yang baru baca FF ni dari part 2:

  1. FF ini terdiri dari 3 cerita: Minho’s story, Changmin’s Story, dan Kyuhyun’s story. Jadi yang diprotect nanti Kyuhyun’s story. Yang belum tau, silakan baca Prolog  Part 1
  2. Ada perubahan nama pasangan Changmin dan Kyuhyun yang dijelasin di prolog. Cz aku mutusin buat Casting OC nama korea readers buat pasangan Changmin dan Kyuhyun. Persyaratannya bisa kalian baca dipostingan setelah postingan FF ni.

Nah, itu tadi hal-hal penting yang ingin kusampaikan kepada readers.

Mian y agak lama publish part 2nya, soalnya aku lagi galau nih, kepikirannya ide cerita yang sedih mulu, jadinya susah nyari ide cerita yang kocak buat trio kacau ini. So, maaf banget kalo ceritanya nggak selucu yang part 1.

Met baca yaaa ^^

***

Minho membereskan masakannya yang hancur di meja dapur dengan wajah muram. Sementara Kyuhyun mengepel lantai dengan kesal. Sesekali ia mendorong kain pel itu ke kaki Changmin yang sedang berdiri di depan kulkas untuk mengelap kulkas yang sudah terdapat banyak bekas telur.

Changmin mulai kesal dengan kelakuan Kyuhyun. “Ya! Cho Kyuhyun! kau bisa bekerja dengan benar tidak sih?!”

Kyuhyun melempar tongkat pel ke lantai dengan kesal. “Kenapa kau malah marah?! Kan seharusnya aku yang marah karena kau yang mengaku pertama kali pada Jae hyung!”

“Yak! Kalaupun aku tidak mengaku Jae hyung juga sudah tahu siapa provokatornya!”

“Tapi akan lebih baik kalau kau tidak mengaku, Shim Changmin!”

“Tahu darimana lebih baik, Cho Kyuhyun!”

“Nanti aku pasti habis dengan noona di rumah!”

“Kau pikir aku tidak?! Uang sakuku dipotong sebulan!”

“Hentikan!”seru Minho kesal membuat kedua sahabatnya diam. “Ini semua gara-gara kalian berdua tahu! Nanti saat aku pulang aku pasti habis dengan Siwon hyung!”

“Ya! Minho-ah, masalah Siwon hyung kan bukan salah kami.”kata Changmin.

“Itu kan keisenganmu sendiri. Kali ini kami kan tidak ikut campur.” Kyuhyun membenarkan Changmin.

Minho merengut kesal mengingat kejadian tadi.

 

 

*flashback*

Jaejoong menatap tajam ketiga tersangka penghancuran dapurnya. Changmin, Minho, dan Kyuhyun duduk di sofa dengan wajah yang terus ditundukkan.

“Tadi saat kutinggal semuanya baik-baik saja. siapa provokatornya?”tanya Jaejoong dengan suara dingin dan tajam yang membuat tengkuk ketiga pengacau itu merinding. Mereka duduk semakin merapat dan mulut terkatup. Sebenarnya Jaejoong tahu jika ketiga dongsaengnya ini memang tukang iseng, tapi tentu saja hanya satu biangnya, yaitu adik yeojachingunya sendiri, Kyuhyun. Tapi ia ingin mereka sendiri yang mengaku.

“Jadi kalian nggak mau mengaku?” Ketiga tersangka itu masih mengatupkan mulutnya rapat-rapat. “Baiklah… Changmin!”

Changmin langsung tersentak kaget mendengar namanya disebut. Ia melirik kedua sahabatnya dengan takut. Kyuhyun yang paling cemas. Ia takut Changmin akan memberitahu hyungnya jika dia provokatornya. Bukan karena Changmin tidak setia kawan, tapi masalahnya adalah Changmin itu paling tidak bisa berkutik pada Jaejoong hyung. Karena ancaman Jaejoong hyung pasti berhubungan dengan makanan. (=,=)’

“Siapa provokatornya?”tanya Jaejoong dengan nada suara yang membuat Changmin lagi-lagi bergidik. Hyungnya yang satu ini jika marah memang sangat menyeramkan. (=_=)’

Changmin menggeleng kecil dan mengatupkan mulutnya rapat-rapat. Tapi Jaejoong selalu punya cara yang bagus untuk membuat dongsaeng bungsunya ini berbicara.

“Jika kau tidak memberitahuku kau tidak akan bisa makan di rumah selama sebu…”

“Kyunnie, hyung!”jawab Changmin langsung sebelum Jaejoong menyelesaikan ancamannya yang akan melarang Changmin untuk makan di rumah selama sebulan.

Kyuhyun dan Minho melotot mendengar jawaban Changmin yang tanpa pikir panjang. Changmin menatap Kyuhyun yang berada di sebelah kanannya dengan penuh penyesalan. Kyuhyun balas memelototinya. Benar kan pikiran Kyuhyun, Changmin pasti akan mengaku kalau ancamannya berkaitan dengan makanan. (=_=)”

“Hmm… Kyunnie ya…”ucap Jaejoong dengan suara yang terdengar sangat mengerikan di telinga Kyuhyun, membuat Kyuhyun semakin bergidik.

“Minho!”

Kali ini Minho yang berada di sebelah kiri Changmin yang terkejut. Ia mengatupkan mulutnya rapat-rapat, berusaha menahan agar suaranya tidak keluar. Sejujurnya walaupun ia kesal karena Kyuhyun yang pertama kali menyebabkan kekacauan ini, tapi ia juga bersalah, dan ia kasihan pada Kyuhyun. *baik banget sih sama evil (-­­__-)” *

“Sekarang aku bertanya padamu, siapa provokatornya? Benar Kyuhyun?”

Minho tetap diam. Ia yakin sekali jika Jaejoong tidak akan bisa memaksanya mengaku. Karena ia tidak bisa diancam seperti Changmin.

Jaejoong tersenyum licik. “Kalau kau tidak mau mengaku, aku akan memberitahu Siwon jika kau yang menyabotase kencannya dengan Yoona sebulan yang lalu!”

“Hyung!”ucap Minho kaget. “Kau tahu darimana?!”

Jaejoong tersenyum sinis lalu melirik Yunho. Yunho memasang tampang innocentnya saat Minho mendelik kesal padanya.

“Jadi bagaimana, Minho? Masih tidak mau mengaku?”

Kyuhyun sekarang mulai panik dan memandang Minho penuh harap. Minho masih terdiam memikirkan kemungkinan apa yang akan terjadi nanti.

“Kau mau aku laporkan pada Siwon kalau kau yang menyabotase kencannya?!”ancam Jaejoong lagi, membuat Minho dan Kyuhyun semakin panik.

“Ne, hyung. Kyunnie provokatornya.”kata Minho akhirnya, membuat Kyuhyun langsung lemas. “Mianhe, Kyu…”ringis Minho.”Daripada aku masuk kandang singa..”

“Sabotase apa?”tanya suara asing yang tiba-tiba muncul. Badan Minho langsung tegang saat mengenali suara siapa itu. ia melihat ke arah pintu dengan takut. Dan benar saja pikirannya, Siwon sedang menatapnya dengan tajam sekarang.

“Hy…hyungg…”Minho mulai ketakutan melihat wajah Siwon yang benar-benar menyeramkan.

“Choi Minho. Kau. Berurusan. Denganku. Dirumah.”ucap Siwon dingin dengan mata berkilat-kilat marah. Kemudian Yunho menarik sahabatnya itu ke kamarnya sebelum Siwon dengan kalapnya marah pada Minho disini.

Sudah cukup ketiga bocah itu diamuk Jae hyung, batin Yunho dengan baik hatinya.

Minho mendesis kesal. Sekarang ia benar-benar masuk ke kandang Singa! (=_=)”

*end of flashback*

 

 

Hari 3

Kemarin Minho tidak pulang ke rumah. Tentu saja dia tidak pulang. Memangnya ia mau diterkam Simba si Singa? Eh, maksudnya Siwon. Minho masih belum berani menemui hyungnya, akhirnya dia memaksa-maksa tidur di rumah Changmin. Awalnya Changmin menolak, karena ia mau belajar, dan ia tidak ingin Minho mengganggu. Tapi dengan rengekan Minho dan wajah memelasnya yang sangat meyedihkan, Changmin pun menyetujuinya. Kenapa nggak menginap  di rumah Kyuhyun? Minho nggak mau ambil resiko dikerjai lagi pagi-pagi. (=,=)’

“Jadi kalau kau takut terus sama Siwon hyung, kau mau belajar Taekwondo sama siapa?”tanya Changmin saat mereka bertiga makan di tempat biasa mereka di kantin.

Minho mengerucutkan bibirnya kesal. “Yunho hyung meminta maaf padaku karena dia sudah tidak sengaja membocorkan ke Jae hyung. Dia juga bersedia mengajariku Taekwondo. Tapi baru bisa besok.”

“Tapi kan Yunho hyung tidak sehebat Siwon hyung.”kata Changmin.

Minho menghela napas. “Yaahh… mau gimana lagi. aku belum berani bertemu Siwon hyung.”

“Memangnya kau menyabotase seperti apa sih?”tanya Kyuhyun penasaran.

Minho melirik Changmin. “Aku mencontoh idemu.”

“Hah? Ide apa?”tanya Changmin bingung, kemudian ia teringat sesuatu dan tertawa terbahak-bahak. “Hahahaha… Jadi kau memakai cara yang sama denganku? Hahaha…”

“Hah? Cara apa? Ceritakan!”kata Kyuhyun dengan muka sebal. Kali ini ia sama sekali tidak tahu apa yang kedua sahabatnya bicarakan.

 

 

*flashback*

“Kau cantik sekali Yoona-ah…”kata Siwon dengan mata lembut berkharismanya. Ia menggenggam tangan Yoona dan mengelus-elus punggung tangan yeoja itu dengan lembut. Yoona tersipu malu, sementara Minho yang melihat itu dari sudut kafe yang agak jauh malah menahan rasa mualnya melihat kegombalan hyungnya. Langsung saja ia memulai rencananya. Ia mengeluarkan ponsel Siwon yg tadi sengaja ia ambil di mobil lalu meng-sms nomor-nomor yeoja di ponsel itu.

Tidak berapa lama kemudian muncullah yang ditunggu-tunggu Minho. Satu persatu yeoja datang menghampiri Siwon dan Yoona.

“Siwon oppa, ada apa mengajakku kemari?”tanya seorang yeoja yang berpakaian sangat seksi. Siwon terkejut terlebih lagi Yoona.

“A.. apa maksudmu? Aku tidak mengajakmu…”kata Siwon takut lalu melirik Yoona yang sudah memasang tampang geram.

“Oppaa…”Tiba-tiba muncul lagi seorang yeoja menghampiri pasangan yang sebelumnya masih bermesra-mesra ria itu. Lalu muncul seorang lagi, lalu dua orang lagi. hingga sekarang ada lima yeoja yang mengaku diajak bertemu di kafe itu oleh Siwon.

Siwon kelabakan menjelaskan jika ia tidak menghubungi kelima yeoja itu. Sementara Yoona hanya duduk diam dengan mata berkilat-kilat marah sementara kelima yeoja itu protes. Kemudian mereka menunjukkan bukti sms Siwon yang membuat Yoona tambah geram, lalu berdiri dan….

BRAAKK. Yoona menggebrak meja dengan geram.

“Cha… chagiya…”ucap Siwon takut. Kemudian Yoona mengambil tasnya di meja dan berjalan keluar kafe. Siwon berusaha mengejar, tapi rupanya kelima yeoja itu tidak mau melepaskannya begitu saja. Sementara di sudut kafe Minho sedang membekap mulutnya, berusaha menahan tawanya melihat hyungnya yg biasanya terlihat macho itu malah takluk di hadapan yeoja-yeoja.

*end of flashback*   

Changmin, dan Kyuhyun tertawa-tawa mendengar cerita Minho. Bahkan Changmin sampai menepuk-nepuk kedua tangannya dengan keras. Kebiasaannya saat tertawa. Mereka membayangkan sosok seorang Choi Siwon yang cool, macho, bak pangeran menjadi takluk karena takut di hadapan yeoja-yeoja itu.

“Lalu? Apa benar itu ide Changmin? Kau pakai untuk mengerjai siapa?”tanya Kyuhyun penasaran.

“Chunie hyung.”jawab Changmin tertawa geli.

“Ya! Kenapa kalian tidak mengajakku untuk mengerjai hyung kalian?!”protes Kyuhyun. Changmin hanya memeletkan lidahnya. Tingkah kekanak-kanakan yang biasanya hanya bisa dilihat oleh kedua sahabatnya dan keempat hyungnya.

“Tapi kau hebat juga Minho-ah, berani mengerjai Siwon hyung. Lagipula kenapa kau mengerjainya? Setauku dia bukan playboy seperti Chunnie hyung.”kata Changmin.

Kyuhyun mengangguk-angguk. “Kau benar-benar tega, Minho-ah. aku walaupun kadang suka sebal dengan Jae hyung yang bawel, tapi aku tidak pernah berusaha membuat dia putus dengan noonaku. Aku tidak tega!”

“Ya! Begitu-begitu hyungku baik!”bela Changmin, “Lagipula kau bukannya tidak tega, tapi tidak berani! Ahra noona kan Ratu Devil!”

Kyuhyun menjitak Changmin yang dibalas dengan jitakan juga oleh Changmin. Minho yang kesal melihat tingkah kekanakan kedua sahabatnya langsung menjitak mereka berdua. “Kalian tidak sadar ya sedang ada dimana?!”ucapnya kesal.

Changmin dan Kyuhyun berhenti ribut. Kemudian Changmin dan Kyuhyun melihat sekelilingnya. Mereka baru sadar sedang berada di kantin. Sedari tadi mereka bertiga ngobrol dan bercanda-canda, sudah banyak yang memperhatikan, terutama yeoja-yeoja yang sangat penasaran dengan Changmin. Tawa Changmin tadi sangat langka, apalagi wajah lucunya saat memeletkan lidah tadi, membuat mereka memperhatikan Changmin penuh minat. Changmin bergidik ngeri melihat satu.. dua… tiga.. empat… lima… enam… banyak pasang mata yeoja mengarah padanya dengan tatapan err… nafsu (?)

Tiba-tiba ada seorang yeoja yang menghampiri mereka dengan wajah gugup, lalu menyodorkan bekal makanan ke Changmin.

“Ini untuk Changmin oppa.”katanya. Changmin memelototkan matanya.

“Ya! Jangan berikan itu pada Changmin oppa! Buatanmu pasti tidak enak!”kata seorang yeoja.

“Kau pikir buatanmu enak?”

“Oppa, daripada makanan, lebih baik oppa terima hadiahku.”

“Ngapain kau ikut-ikutan!”

Kemudian lebih banyak lagi yeoja yang datang menghampirinya. Memberinya bekal makanan dan hadiah-hadiah lain. Wajah Changmin mulai memucat mendapat serangan bertubi-tubi dari biang phobianya.

Kyuhyun dan Minho tertawa geli melihat ekspresi Changmin. “Minho-ah, ayo kita pergi! kajja!”katanya, lalu menarik tangan Minho dan mereka pergi berdua.

“Ya! Ya! Jangan tinggalkan aku!”seru Changmin, lalu mengejar kedua sahabatnya. Ia berlari agak kencang karena para fansnya kini mengejarnya juga. Alhasil bukannya berjalan bersama Kyuhyun dan Minho, ia malah berlari mendahului kedua sahabatnya, terus sampai ruang OSIS.

Kyuhyun dan Minho tertawa terbahak-bahak melihat kecepatan lari Changmin yang mungkin melebihi skor tertinggi Minho. “Shim Changmin, pesonamu memang tak terkalahkan!”kata Kyuhyun dengan senyum evilnya. Sementara Minho memegangi perutnya yang sakit karena terlalu banyak tertawa.

 

Hari 4

“Minho-ah, aku benar-benar tidak bisa membantumu.”

Minho melotot mendengar kata-kata Yunho.

“Hyung bilang mau membantuku?!”serunya kesal.

“Aku banyak sekali kerjaan Minho-ah, jadi mianhe, kurasa kau harus minta tolong Siwon. Kau harus pulang.”

Oh, jadi ini maksudnya? Aku harus pulang?! Gimana sih dia! Kan gara-gara dia aku jadi takut pulang. (o_0)

“Hyung mengusirku?”kata Minho tajam. “Kan hyung tahu bagaimana kalau Siwon hyung marah!” Lagipula aku masih mau belajar masak disini dengan Jae hyung.

Yunho menghela napas. “Aku sudah menjelaskan pada Siwon kalo kau melakukan itu karena tau Yoona selingkuh.”

“Jinjjayo?!”tanya Kyuhyun dan Changmin berbarengan. Mereka sama sekali tidak tahu apa alasan Minho mengerjai hyungnya. Minho tidak mengacuhkan pertanyaan kedua sahabatnya.

“Lalu? Dia tidak marah lagi gitu?”

Yunho mengangkat bahu. “Molla. Yang pasti dia menyuruhmu pulang. Dia sedikit kesal karena kau tidak mengangkat telpon darinya.”

Minho menghela napas. “Baiklah…”

***

Minho menatap hyungnya yang sedang membaca buku di sofa ruang tengah dengan takut. Ia ingin menegur, tapi ia tidak ingin mengganggu hyungnya yang sedang serius. *apa takut, ho?(=_=)”* Sebenarnya ia heran, ini kan masih sore, kenapa hyungnya sudah pulang dari kantor? Apa hyungnya menunggunya?

Akhirnya Minho mengendap-endap berjalan melewati ruang tengah untuk mencapai kamarnya. Baru saja ia akan menaiki tangga, Siwon menyadari kehadirannya.

“Jangan kabur, Choi Minho.”ucap Siwon tajam. Tubuh Minho membeku mendengar suara mengerikan hyungnya. Ia berbalik lalu berjalan pelan ke tempat hyungnya. Siwon menepuk-nepuk sofa di sebelahnya, menyuruh Minho duduk disana. Dengan takut-takut Minho duduk di sebelah Siwon.

“Kenapa kau tidak melihatku, nae dongsaeng?”tanya Siwon tajam. Minho menelan ludahnya susah payah, dengan takut-takut ia memandang hyungnya. Tuh, kan. Desisnya dalam hati saat melihat tatapan mengerikan Siwon.

“Hyung… Mi… Mianhe…”

“Benar kata Yunho kalau kau tahu Yoona selingkuh?”

“Ne… hyung…”

“Sejak kapan?”

“Dua bulan sebelum itu…”Minho menunduk.

“Kenapa tidak memberitahuku?”

“Kalau kuberitahu hyung juga pasti tidak akan percaya. Dan hyung juga pasti tidak mau melepaskannya, jadi yaahh… kubuat saja seolah-olah hyung punya banyak yeojachingu…”

Siwon memelototi Minho, dan kembali membuat Minho bergidik ngeri. Tangan Siwon terangkat mendekati Minho. Minho yang sudah yakin hyungnya akan memukulnya, memejamkan mata dengan takut.

PUK PUK

Lho?

Minho membuka sebelah matanya perlahan dan melihat Siwon sedang menepuk kepalanya lembut, bukan memukulnya. Walaupun masih tidak memasang senyum hangatnya yang biasa, setidaknya Siwon tidak memasang wajah mengerikan seperti tadi. Minho merasa sedikit lega.

“Kajja!”ajak Siwon, lalu berdiri.

“Eh?”

“Bukannya kau mau kuajari Tae-do?”

***

BUK BAK BUK.

Suara mengerikan itu terus terdengar di halaman rumah.

“Aww, hyung!”jerit Minho sakit saat tubuhnya mendarat dengan terbalik di bawah pohon.

“Bangun! Ayo mulai lagi.”

Dengan susah payah Minho berdiri dengan memegangi pinggangnya yang sakit. Ia berdiri di hadapan Siwon.

“Sijak.”kata Siwon lalu memasang kuda-kuda. Minho pun memasang kuda-kuda.

Dengan pandangan mata Siwon menyuruh Minho menyerangnya. Minho menyerang Siwon, tapi tendangannya malah ditangkis Siwon dengan keras sampai lagi-lagi ia terjengkang.

Minho meringis, beusaha bangun dengan memegangi pinggangnya. “Hyung… kau dendam padaku ya…”

Siwon hanya diam menatap tajam adiknya. Minho cemberut.

“Bukankah hyung sudah memaafkanku karena sudah membuat kalian putus…?”

“Aku sudah memaafkan hal itu.”

“Lalu kenapa hyung menendangku terus?!”

“Kan kau yang ingin belajar Tae-do.”

“Gotjimal… Aww!”Minho meringis karena pinggangnya terasa sangat sakit saat ia berjalan. “Kau benar-benar dendam padaku hyung…”

“Salah sendiri kau membuatku malu di kafe!”omel Siwon. Minho membelalakkan matanya. Oh, tentu saja, seorang Choi Siwon paling tidak bisa melupakan sesuatu yang membuatnya malu.

“Ayo sini mulai lagi.”ajak Siwon dengan senyum evil.

“A…andwaeee!”jerit Minho, lalu sambil memegangi pinggangnya yang sakit ia berlari ke dalam rumah.

“Yak! Choi Minho!”kejar Siwon ke dalam rumah mereka.

“Noonaaaaaaaaaaa! Soo noona! Hyung akan membunuhkuuuuu!”jerit Minho memanggil nama noonanya, Sooyoung. Kebiasaannya sejak kecil jika Siwon berusaha mengerjainya. Siwon menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah Minho yang kekanak-kanakan sekali dengan bersembunyi di balik punggung Sooyoung. Sooyoung menatap Siwon dengan tajam, memperingatinya agar tidak mengerjai adik bungsu mereka.

Walaupun sudah 17 tahun, tapi tetap saja Minho adik kecil di rumah ini. Siwon tertawa geli memikirkan nasib adiknya yang sekarang sedang berusaha mengejar cinta pertamanya, Park Hae Rin, adik Park Hyung jun, temannya. Tidak semudah itu Choi Minho, batinnya.

Sementara Minho dan Sooyoung hanya mengernyitkan dahinya bingung melihat Siwon yang tertawa-tawa sendiri, lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

“Padahal kau yang ditendangnya, tapi kenapa malah Oppa yang terlihat kena kerusakan otak?”tanya Sooyoung bingung pada adiknya. Minho mengangkat bahu, ia sendiri juga heran.

 

 

Hari 5 

“Harabeoji, ayo kita main catur!”ajak Minho dengan membawa papan catur ke kamar kakeknya. Harabeoji menatapnya heran.

“Tumben.”ucapnya. Minho hanya tersenyum, lalu duduk di kasur kakeknya dan membuka papan catur. Kemudian mereka mulai asik bermain catur.

Tampaknya hanya catur yang sedikit dikuasai Minho. Itu karena dulu saat ia masih kecil, kakeknya suka mengajaknya dan Siwon bermain catur. Tapi tetap saja kemampuannya masih tidak sebanding dengan kepala sekolah yang dulunya adalah Grandmaster Catur.

***

Akhirnya, hari itu pun tiba.

Dengan badan yang memar dan masih sakit akibat beberapa tendangan Siwon, tangan yang lecet dan luka akibat memasak, juga kantong mata akibat begadang membaca buku hukum dan mengerjakan soal matematika, Minho datang lagi ke rumah Hae rin.

Ia memandang rumah itu. Mendadak ketakutan menyergapinya. Ia berbalik. Tapi tiba-tiba ia ingat mata Hae rin yang menatapnya dengan penuh harap.

“Bukankah aku atlet?”gumam Minho. “Tidak ada kata gagal sebelum berusaha.”Ia terus menyemangati dirinya.

Saat ia masuk keluarga Hae rin sudah menunggu kedatangannya di ruang tamu. Minho menelan ludahnya gugup. “Annyeong…hasseyo…”sapanya pada seluruh keluarga Hae rin.

“Kau sudah siap memasak, Minho-ssi?”tanya Eomma Hae rin dengan ramah.

“Ne.. Eomonnim..”

Kemudian ia mulai memasak bersama ibu Hae rin. Setelah sekitar tiga hari latihan dan berkali-kali mencoba, Minho berhasil membuat kimbap yang… (author jd bingung ngegambarinnya) hancur.

Ibu Hae rin melihat hasil kerja Minho dengan tercengang. Ia mencoba memakannya. “Well, walaupun bentuknya hancur, tapi masih bisa dimakan.”ucapnya dengan tersenyum. Minho menghela napas lega. Setidaknya ia tidak benar-benar gagal. Jae hyung memang guru masak yang hebat!

Selanjutnya, Minho harus menghadapi kepseknya yang terkenal sebagai Grandmaster catur itu. Awalnya Minho merasa percaya diri  karena ia berhasil memakan bidak-bidak catur yang penting seperti benteng, kuda, dan ster milik kepsek. Tapi ternyata ia tidak bisa meremehkan seorang grandmaster. Dengan hanya tersisa prajurit dan raja, kepsek bisa mengurung raja miliknya. Skak mat.

Kemudian soal matematika yang hanya bisa ia selesaikan lima dari sepuluh, itupun tidak yakin. Dan debat mengenai hukum korea yang berlangsung alot. Minho sudah benar-benar lemas sekarang.

Hae rin yang sedari tadi memperhatikan Minho, terus berdoa dalam hati. Ia tahu jika selama seminggu ini Minho sudah berusaha keras. Ia melihatnya di sekolah. Walaupun nanti Minho gagal, ia berharap orangtuanya tidak akan sekeras itu pada namja yang sudah mulai disukainya itu.

Akhirnya, tes terakhir. Minho memakai seragam taekwondo milik Siwon. Dibandingkan dengan kakak Hae rin yang memakai sabuk hitam, sabuk putihnya bukanlah apa-apa. Tapi ia tidak akan menyerah sekarang. Walaupun bayangan akan rasa sakit yang lebih dari tendangan Siwon menyergapi pikirannya sekarang. Ia tetap tidak boleh mundur.

“Sijak.”kata kakak Hae rin setelah membungkuk hormat. Minho langsung dalam posisi siap. Ia menunggu serangan kakak Hae rin.

“Kau duluan yang menyerangku.”kata kakak Hae rin.

Minho langsung menyerang kakak Hae rin jurus-jurus dasar yang baru beberapa hari yang lalu dipelajarinya. Tapi tentu saja semuanya tidak mempan sama seperti ia melawan Siwon.

“Sudahlah, lebih baik kau menyerah.”kata kakak Hae rin tersenyum meremehkan. Minho yang terjatuh karena tendangan olehnya menatap kakak Hae rin kesal. Sombong sekali.

Walaupun badan Minho sudah memar disana sini karena kena tendang berkali-kali, ia tetap berusaha menyerang kakak Hae rin. Disini harga dirinya sebagai seorang laki-laki dipertaruhkan. Tidak ada kata ‘kalah karena menyerah’ di kamus hidupnya.

Hae rin melihat Minho dengan cemas. Ia ingin sekali menghentikan, tapi ia tahu ia tidak akan bisa membujuk Minho.

Pada akhirnya, Minho menghentikan serangannya bukan karena lelah. Tapi karena tendangan kakak Hae rin membuat tubuhnya membentur tembok dan ia jatuh pingsan.

***

Minho merasakan sesuatu yang hangat menyentuh wajahnya yang sakit. Ia mengerang pelan lalu membuka matanya perlahan. Saat matanya mulai membuka, ia tertegun mendapati bola mata hitam yang terlihat sangat berkilau memandangnya dengan cemas.

“Minho-ssi, gwenchanyo?”

Minho mengerjap-ngerjapkan matanya bingung, lalu sadar jika pemilik bola mata indah itu adalah Hae rin, yeoja yang membuatnya bersedia melakukan apapun. Ia bangkit dari tidurnya.

“Dimana aku?”tanya Minho. Ia memandang sekeliling dengan bingung. Ruangan yang luas dengan tiga rak buku besar berjejer di hadapan kasur king size yang sekarang ditidurinya. Sepertinya ini bukan ruangan seorang yeoja, pikirnya.

“Ini kamar Hyung jun oppa,”jawab Hae rin lembut,”berbaringlah. Kau pasti sangat kesakitan.”

Minho kemudian teringat dengan kejadian tadi. “Dimana hyung? Aku harus melanjutkan yang tadi!”kata Minho panik.

“Sudahlah, Minho-ssi. Sudah selesai.”jawab Hae rin tenang.

“Andwe! Aku akan berjuang terus walaupun harus sampai tulang-tulangku patah! Ini mempertaruhkan harga diriku sebagai seorang namja. Masa’ aku tidak bisa mendekati yeoja yang aku sukai?!”jawab Minho tajam pada Hae rin. Hae rin menundukkan wajahnya malu.

Tiba-tiba pintu kamar terbuka, dan muncullah ketiga oppa Hae rin dari balik pintu.

“Ya! Choi Minho-ssi! Lebih baik kau diam saja diobati oleh adikku! Jangan sampai gara-gara ada bekas tendanganku di tubuhmu kau jadi dilarang kesini lagi oleh orangtuamu!”kata kakak Hae rin yang bernama Hyung jun. ia menatap Minho tajam, lalu pergi keluar.

Minho melongo mendengar kata-kata kakak Hae rin tadi. “Maksudnya ‘datang kesini lagi’ itu apa?”

“Mulai sekarang tugasmu mengantar jemput Hae rin ke sekolah. Dan kau harus menjaganya dengan baik.”kata Hyun ji, kakak Hae rin yang dokter.

“O ya, kau boleh berkunjung kesini kapanpun. Tapi itu kalau kau mau ditarik oleh abeoji untuk bermain catur. Ia bilang kau lumayan pandai bermain catur.”kata Han Sung, kakak Hae rin yang  pengacara. Mereka berdua lalu tersenyum kecil lalu pergi keluar.

Minho yang masih tercengang lalu mengalihkan tatapannya itu pada Hae rin yang masih menunduk malu. “Bisa kau jelaskan…?”

“Mereka bilang mereka terkesan dengan keberanian dan usahamu, jadi…”

Minho tersenyum lebar. “Jadi…”

“…”

“Sekarang kau yeojachinguku kan?”

Hae rin mengangkat wajahnya. “Kau ini pede sekali Minho-ssi!”seru Hae rin dengan melempar bantal pada wajah Minho.

“Bukan ‘Minho-ssi’ tapi ‘Minho-ah’, Rin-ah…”ucap Minho dengan memandang mata Hae rin lembut. Kali ini Hae rin tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Minho. Wajahnya sekarang memerah karena malu. Tapi ia sangat ingin merekam ekspresi namja –yang sudah mencuri hatinya itu– di pikirannya.

“Matamu indah sekali, Rin-ah… Kenapa kau menyembunyikan mata indahmu di balik kacamata?”

Wajah Hae rin semakin memerah, membuat Minho tersenyum senang. “Karena mataku minus. Apa kau…ingin…aku memakai kontak lens saja?”tanya Hae rin ragu.

“Shireo. Kau hanya boleh membuka kacamatamu di depanku. Aku tidak ingin ada namja lain yang jatuh cinta padamu dan merebutmu dariku.”

Kali ini Hae rin tidak bisa menyembunyikan rasa malunya. Ia menundukkan wajahnya. Tapi Minho tidak akan melewatkan kesempatan seperti ini. Ia menyentuh dagu Hae rin lembut, mengangkat wajahnya sampai mereka berhadapan.

Minho lalu mulai mendekatkan wajahnya pada Hae rin. Hae rin memejamkan mata merasakan hangat nafas Minho. Jarak bibir mereka sekarang tinggal sesenti lagi, lalu…

BRAKKKK.

Minho dan Hae rin terlonjak ke belakang dengan kaget.

“Jika kau masih ingin hidup jangan pernah mencium adikku!”seru Hyung Jun.

Benar kata Siwon. Tidak semudah itu. (=,=)”

End of Minho’s first love story.

TEASER:

THREE HIGH SCHOOL PRINCES: FIRST LOVE (CHANGMIN’S STORY)

Changmin membelalakkan matanya mendengar kata-kata ayahnya. Tunangan??

“Shireo! Aku masih SMA! Kenapa tidak salah satu dari hyung-deul saja?!”

“Kau akan jadi penerus perusahaan Changmin, jadi kau yang harus bertunangan…”

“Lagipula kau tidak pernah punya pacar kan?”

***

Jaejoong, Yunho, Yoochun dan Junsu masuk ke kamar Changmin, berusaha membujuknya untuk menuruti perintah orangtuanya. Changmin memandang keempat hyungnya dengan marah.

“Kenapa tidak kalian saja?!”

“Ini semua demi kebaikanmu, Minnie-ah. kau bisa menghilangkan phobiamu…”

“Aku jadi phobia kan gara-gara Yoochun hyung!”

Yoochun menatap dongsaengnya dengan perasaan bersalah.

***

“Kau akan bertemu dengan seseorang yang akan membuatmu sial seumur hidup…”

“Dia tunanganku?! Yeoja aneh itu?!”

“Dia selalu membuatku sial! jangan-jangan aku terkena kutukan si peramal!”

“Kenapa kau membentakku?! Kan bukan aku yang mau bertunangan denganmu, Shim Changmin!”

“Kenapa saat bersamanya aku tidak takut seperti ketika berhadapan dengan yeoja lain?”

Hayoo~ kenapa tuh sama Changmin? Nantikan di THREE HIGH SCHOOL PRINCES: FIRST LOVE (CHANGMIN’S STORY) 🙂

54 pemikiran pada “Three High School Princes: First Love (Minho’s story part 2)

  1. salam kenal, aku reader baru.. aku udah baca part 1 sama yang ini, tapi baru komen disini.. maaf..

    lucu ya 3 sahabat ini, gak kebayang changmin phobia cewek di ff ini, masih kebayang dia di paradise ranch.. skinshipnya bnyk.. -___-

    aku mau nanya, jejung, uno, uchun, junsu, sama changmin ini hubungannya sodara, tapi kan mereka beda2 marga, jd gimana gitu..

    maaf ya kepanjangan.. ganbatte!

    1. annyeong chingoo, bangapseumnida. 😀

      di paradise ranch changmin malah jd kyk yadong gtu chingoo. hehe~
      masalah marga hyung-deulnya changmin ntar aq jelasin pas partnya changmin.
      jd ikutin terus criitanya yaaa
      gomawo 😀

  2. Wahhh, senang nya akhrnya minho oppa di trima, tpi gmna nsib changmin oppa, thor?? Huhh ga kbyang ni thor nsib changmin, oh ya thor FF eonni lcu bngt ku jdi ngakak bca nya + ktwa-twa sndri *orang gila dong#plakkk*
    Kapan ni eon, lnjtan nya.. Ku mau ngliat yg changmin story + kyuppa story^^

  3. oonie …
    kalo oonie bilang ini cerita gak lucu gara2 kebanyakan galau ,, itu sama sekali gak bener …
    buktinya oonie sukses bikin aku ngakak mpe guling2 baca nih ff … **lebay**

    tapi ,, kalo dibanding yang part 1 memang kurang kocak sih …

    tapi aku yakin author pasti bisa kasih yang terbaik di part selanjutna …

    hwaiting author 🙂

  4. Annyong, sabrina imnida ^^ . Aku reader baru diblog ini, n penasaran ama series ini, jd ini yg prtma aq ikutin. Sbnrnya uda bc dr part 1 nya tp bru komen skrg, mianhe.. Wuaah happy end, aq sneng bgt minho oppa akhir’a bhgia, wlopun hrs brjuang susah pyah dlu.. Aq suka bgt crita ttg trio rusuh ne, palagi nti ttg kyu oppa my bias, wuaa jd ga sabar nunggu part’a kyupa pasti lucu dgn sgala ulah evil’a tu, kekeke.. Poko’a Ditunggu ya chingu crita slanjut’a, aku suka bgt ama ff mu.. Hwaitiing.. (mianhe kbyakan ngomong)..

  5. Annyeong author..
    Part 2 nya kocak + lucu kq thor.. Kalo ngebayangin sifat iseng trio kocak ini aq jadi ketawa” sndri.. *ud mulai gila dc aq kayaknya..* hhaha

    Mianhe bru bisa koment,, bru sempet skg soalnya..
    Part selanjutnya dtggu ya author,, tp yg lbih kocak lg ya,, biar gag bosen” ngebacanya..

  6. Bwahahahahaha, kasian bgt minhoppa, disuruh main catur, masak, taekwondo, mtk m hukum, huffft, perjuangan yg patut dicontoh. Syukurlah dia diterima…
    Gagal kissu kissu y oppa, hahahaha….

  7. nah, nah.
    ini juga nih.
    Changminnie, aigoo~
    jadi makanan bisa bikin kamu bertekuk lutut?
    ntar aku nembak kamu pake makanan aja deh ya~?
    *dor!
    ah, Minho~
    kasiannya kau..
    tapi salut juga sih..
    perjuanganmu selama seminggu gak sia-sia..
    dari mulai ngebaca buku tebel, ngerjain soal olimpiade, ngerusakin dapur Jeje oppa (sebenarnya sih ini kerjaan Kyuhyun), dijadiin sasaran balas dendam Siwon, sampe maen catur bareng kakekmu..
    akhirnya semuanya terbayar juga.
    chukkae Minho~
    kau bisa lulus mendapatkan pujaan hatimu.. (meskipun gak pure lulus sih)
    dan adegan terakhir itu XD
    kasiaaaan~
    mau ppoppo malah gak jadi.
    mending ppoppo aku aja sini.
    *digebukinFlamers

  8. Hahahaha
    kekompakan mereka b’3 tdak bsa dkalahkan..

    Aq masih ketawa t’bahak2 kok chingu,
    habis lucu..

    Oh iya, 4ever or Never blum d publish ya??
    Kok lama chingu..

    Ada sdikit saran, gimana klo flashback, tlisan flashback’x di bold atau nggak dikasih warna lain, mis merah atau biru,
    crita flashback’x juga diwarnain ikutin tulisan flashback’x..
    Supaya lebih menarik..
    Saran aja sih..

    1. saran diterima chingoo!
      shrusnya emg gtu y biar gk bingung readersnya,, wah chingoo pengamat yg baik. 😀
      4ever or never bntr lg jd kok, aku ngurusin ujian susulan jdnya gk smpt lanjutin bkn deh. mdh”an dlm mnggu ni bs lgsung dipublish 😉

  9. Aduh, ga bisa bayangin mukanya siwon pas marah ke minho
    Setelah perjuangannya minho akhirnya dia di terima juga 🙂
    Jadi ga sia sia deh perjuangannya 🙂
    penasaran sama teaser changmin, kenapa changmin bisa sampe phobia sama cewe

  10. wew chukae minho oppa akhirnya jdian jga sama haerin 🙂
    aqu suka ffnya 😀
    hri2 prjuangan minho bwt dpetin haerin tu yg pling seru mnrut qu onnie,pnuh dng kekocakkan XD
    sumpah ngakak gegulingan bcanya XD
    next crtanya min ya??
    kyaaaa ga sbar mu bca XD
    aqu suka gaya bhsamu onnie,bhsanya ringan 🙂

  11. asek-asek oppa ku akhirnya diterima…selamat Hae Rin onnie telah menjadi kakak iparku
    asikk semua onnie dan oppa ku ada di sana ,,, ada Siwon oppa,Sooyoung onnie,sama Minho oppa
    kenalkan itu suma kakakku lho *ngaku-ngaku*
    ceritanya bener2 bgus onnie,,aku selaku pembaca *jiahh lagi2 bahasanya* dpet banget fell nya
    aku udh bener2 jatuh cinta sma ff onnie ,,, eitss tpi tak sebesar pda Kyuhyun oppa itu kan cintaku *apaan sih anak smp cinta2an? =_=” *
    acungin 10 jempol buat onnie *lirik2 “pinjem jemponya donk”*
    terus lanjutin ya onnie 🙂

  12. author minho oppa beneran jadian dengan hae rin yah?
    kalo beneran chukae minho oppa..

    teaser changmin story yang phobia dengan yeoja apa karena di ceritanya yoochun oppa playboy ya
    sampe” changmin oppa phobia dengan yeoja karena takut seperti yoochun oppa kali..

    aku ada saran nih..
    mungkin dicoment sebelumnya ada..
    untuk flashback ya di kasih warna ato dibikin bold
    tapi lebih bagus sih di kasih warna aja, biar para readers tdk bingung

    cukup sekian saran aku author..

  13. gyyyaaaaa…. >,<
    choi minhooooooo..!!!
    hahahhahaha…

    sumpah ga bisa bayangin dah klo ada mereka bertiga disekolah..
    wiiihhhh..
    bakalan betah sekolah nh saia..
    kekkekkeke~~

  14. eonniii~~~ ini keren skaliii…jinjja daebakk… akhir.y MinRin jadian jgaaaa~~ yeyeyeyeyeyy. 😀
    stlah mlalui brbagai rintangan & cobaan,, MinRin couple akhir.y bersama….cool~~ kasian minho dihajar gtu smpai pingsan sgala.. hahaha 😀 oppa fighting ^^
    changmin’s story,, woah~~ gk sbar nungguin critanya~ next part.next part ^^

  15. wahh , akhirnya minho jadian deh sama haerin walaupun penuh dengan pengorbanan sih ..
    trus ku rasa , ah! oppadeul nya hae rin itu trserang pnyakit sister complex ya ??
    ahhhahahha

    well , aku mungkin akan sngat mnyukai part ceritanya chang min ^^
    makin lama , makin mnukai ceritanya author deh ,
    slain ceritanya pnjang , bhasa author juga mmbuatku tidakk bingung dalam mnangkap isinya ~

  16. seneng deh akhirnya perjuangan minho selama 1 minggu full itu berhasil..
    akhirnya haerin bisa jadi yeojachingunya walau ternyata perjuangan belum berakhir..
    seperti kata siwon, tidak mudah..hahhaha
    eh, jd penasaran gmn cerita ttg changmin yg phobia perempuan..kekeke

  17. akhirnyaaaaaaaa minho jadian juga sama hae rin 😀 *tumpengan lol
    muahaha~
    koplak ih sii siwon pas ngajarin minho taekwondo..
    ternyata dia masih dendam gara gara minho bikin malu di cafe u,u
    unniiiiee~
    sumpah yaa aku ngebayangin wajah minho pas bilang “maksud nya ‘datang ke sini lagi’ itu apa?” pasti mulut nya nganga, wajah nya tablo *ditabok*
    DAEBAK deh pokok nya buat cerita cinta minho! 😀

  18. Jadi kebyang hdup
    Diantara namja shbtan yg gila2(?) nhe..

    Daebak!
    Next chap
    Q tggu!:-D
    Seperti biasa
    Crtax ngena bget di hati..

  19. yaampun minho nya hebat bangeeet !! Pengen punya pacar kaya gitu yg rela fight for me kyaaaa 😀
    Lanjut ke changmin’s story 😀

  20. annyeong onnie… Itu kenapa lucu ya? tapi yang paling bikin aku suka banget, cara onnie nulis yang gak bikin orang pusing karena kebanyakan kalimat. Jadi pengen ada di posisi nya hae rin..

  21. wah kasian minho,..
    bth pengorbanan bener bwt dpti hae rin,..
    tp ngak sia-sia kan akhrnya dpt jg hae rin,..

    wah gmn nsb changmin oppa yg phobia sm yeoja?
    lanjut k’part changmin’s story,..
    hehe,.. 🙂

  22. Salut banget deh sama Minho oppa mau ngalkauin apa aja buat Hae Rin,, Motto nya juga bagus 😀

    Ohh yaa kapan 4ever or never nya di post nih??
    Jangan lama2 yaa ..
    *maksa
    hahahaha

  23. kyaaaa >,<
    minho pantang menyerah.
    Aku mau banget diperjuangin gtu sama minho dong haha 😀

    apa stelah mereka pcaran msh tetep diawasin keluarga nya? Ribet =.= hehe

    penasaran sama kelanjutan nya,
    penasaran sama cerita changmin
    penasaran penasaran poko nya hehe

  24. wuaaahhhh…..kyuhyun mang paling hebat deh klo bikin rusus,,,asli,aku dari senyum gaje sampe ngakak abis pas baca ff ini,,,,dan minho ternyata pantang nyerah ya,dan akhirnya berhasil dgn apa yang diperjuagkannya,kereeeen thor.

    maaf ya aku pembaca yang baru nemuin ff yang seru ini 🙂

  25. Whahahaa.. Kocak… Lucu bngt pas 3sahabat t saling lempar2an telur… Apalagi ke-evil-annya Kyuhyun oppa.. n kebiasaan Changmin oppa yg ngga’ bsa berhenti mkan… Kasian Jae oppa dapurnya berantakan gara2 ke3sahabat tu…-_-
    Itu, Minho oppa kasian bgt ya… Sudah babak belur krn hyung-nya ‘Siwon oppa’, ya…dipukul oppa-nya Hae Rin lagi, ampe pingsan gtu.. Untungnya..hbngn mrka direstui..
    Ff x bagus Yuu unnie, q ska ceritanya… Q komen part1x sekaligus disini…gapapakan..?
    Q bru dpet ff ne.. Jdi akan q lanjutkan ke bgian Changmin oppa…

  26. hha sumpah ni org tiga bikin aku ngakak…. ga ketulungan jail sama childish nya…
    e cie minho belum apa2 udah posesiv aja… chukae udah jadi pacarnya haerin… seruuuuuuuuuu
    wah wah changmin kenapa tuh bikin penasaran
    langsung baca ahhh hhe

  27. trnyata perjuangn minho ga sia”,, haha
    chukae..
    #jangan” bwt nyium haerin harus ngalahin hyungdeulnya hyerin dulu lg.. hahaha

  28. 3 sahabat yg lucu, walo pun sifatny beda jauh tp mrk ttp bershabat..

    Akhirny perjuangan minho bwt dptn Hye Rin gk sia2… Gk pcm dy lat smw itu ampe akhir…

    Mian ya min q komen ny lgsg di chapter 2, q gabubg aja ya komen chap 1 ma 2 ny… Hehehhehehe ^^

  29. hyaah.. Akhirnya minho lulus.. Hehe.. Walaupun banyak ‘bonus’nya..
    Aku ngebayangin kalau dikehidupan nyata mereka childish begitu.. Haha..
    Next ah..

  30. wah gigihnya perjuanganmu minho..
    v gk sia2 jg kan..akhirnya dpt jg..
    n jdi pnasaran nih ma kisah cinta’a changmin n kyuhyun ..
    gmn ya pa ada perjuangan kyk minho thor??..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s