{SungRi’s Sweetdays} Happy ….

sungri2

Tittle               :{SungRi’s Sweetdays} Happy ….

Author            : ideaFina a.k.a Jung Yuuri

Main cast        : Yesung Super Junior, Jung Yuuri

Support cast   :

  • Kim Heera
  • Lee Reina

Genre             : Romance, fluff

Rate                : PG

Length            : Secuel

Disclaimer      : This story and Yesung is MINE! >///<

   Read Yes, Like Yes, Comment Yes. No plagiat!

~Happy Reading~

Entah menurut orang lain apa ada pemandangan yang lebih aneh dari ini. Yuuri yang sibuk berkomat-kamit dengan buku bacaan di tangan kirinya dan Se Hee yang disusui di sebelah kanannya. Walaupun sudah sering sekali Yesung melihat pemandangan ini, tapi ia masih tidak bisa mengatasi rasa herannya melihat sang istri yang bisa melakukan hal itu. Belajar sambil menyusui kedua bayi mereka.

“Jadi, jika diversity index dibandingkan dengan… aww!”ucap Yuuri sedikit meringis saat Se Hee menyedot dadanya dengan kencang sebelum melepaskannya. Yuuri langsung meletakkan bukunya yang terbuka ke sofa di sebelahnya dan memandang putrinya dengan sayang. “Sudah kenyang eoh? Se hee sekarang sama Appa dulu ya.”ucapnya lembut dan mencium dahi putrinya dengan sayang lalu memberikannya pada Yesung. Setelah itu ia mengambil Jin hee di boks bayi dan menyusui si sulung di dada sebelah kirinya.

Kemudian kembali lagi Yuuri melakukan hal yang sama, tetapi berkebalikan dengan sebelumnya. Membaca buku di tangan kanan, dan menyusui Jinhee di sebelah kiri. Yesung menghela napas melihat istrinya yang terlihat kerepotan sekaligus terlihat sudah terbiasa itu. Ia meletakkan Se Hee yang sudah tertidur di boks bayi dan kemudian duduk di sebelah kiri Yuuri. Yesung tidak mengatakan apapun dan hanya melingkarkan tangannya di bahu Yuuri membuat istrinya itu bersandar di bahunya sambil terus membaca.

Merasakan kehangatan Yesung dan belaian lembut suaminya itu membuat Yuuri mengantuk. Sesekali ia menguap, tapi ia tetap memaksakan matanya membaca paragraf demi paragraf di diktat kuliahnya. Tiga hari lagi ia akan ujian komprehensif penelitiannya untuk menentukan apakah ia pantas mendapatkan gelar sarjana atau tidak, dan untuk seorang mahasiswa yang terlambat lulus karena harus cuti satu semester untuk melahirkan, hal ini adalah penantian yang luar biasa.

“Kau harus tidur, chagi.”ucap Yesung lembut sambil sesekali mencium dahi Yuuri yang bersandar di bahunya.

“Huahmmmm~ sedikit lagi Oppa…”

Tanpa mengatakan apapun Yesung mengambil buku dari tangan Yuuri, memberikan pembatas buku pada halaman terakhir yang dibaca istrinya itu dan meletakkan buku itu di meja nakas. Yuuri yang memang sudah sangat mengantuk tidak memprotes apa yang dilakukan Yesung, ia mencium dahi Jin hee dengan mata mengantuk. Selanjutnya Yesung mengambil Jin hee yang sudah tertidur di gendongan Yuuri dan meletakkannya di boks bayi.

Yuuri sudah tidak bisa menahan kantuknya lagi. Matanya terpejam dengan tubuh yang masih bersandar di kepala ranjang. Yesung hanya tersenyum melihat wajah letih istrinya lalu membantu istrinya itu berbaring di ranjang. Dan sudah menjadi kebiasaan, Yuuri langsung menyamankan dirinya di dekapan hangat suaminya.

Yesung memeluk erat Yuuri yang sudah tertidur dan menempelkan bibirnya di dahi istrinya itu, mengecupnya berulang kali. Matanya tak lepas memandang jam di dinding kamar. Kemudian ketika jam tersebut menunjukkan pukul 12 malam ia tersenyum tipis lalu bergumam lirih, “Happy 2nd wedding anniversary, Yuu-ya.”dan mencium bibir Yuuri yang sedang tertidur itu.

Hari ini 12 Februari adalah perayaan ulang tahun pernikahan mereka yang kedua. Yesung tidak merasa kecewa istrinya lupa akan hari ini. Wajar jika Yuuri lupa jika ia sudah sangat direpotkan oleh si kembar dan persiapan sidang ujian komprehensifnya itu.

Yesung merasakan tubuh Yuuri yang semakin merapat padanya. “Saranghae Oppa. Gomawo karena sudah menjadi suamiku.”ucap Yuuri lirih. Yesung mengernyit heran karena Yuuri belum tertidur. Ia menunduk untuk melihat wajah istrinya itu, tapi ternyata Yuuri sangat terlelap dan sepertinya tadi istrinya itu mengigau.

Yesung tersenyum lebar. Bahkan di dalam tidurnya pun istrinya mengucapkan cinta untuknya. Bukankah itu hal yang sangat membahagiakan?

***

“Diversity index berbanding lurus dengan richness index dan evenness index, sementara berbanding terbalik dengan dominance index. Hal ini dikarenakan….”

Ok, sepertinya Yesung harus segera menyingkir dari sini. Jujur saja ia sudah terlalu pusing dengan penjelasan Yuuri mengenai skripsinya. Saat ini istrinya yang lebih muda 7 tahun ini sedang latihan presentasi di depan si kembar. Dua minggu yang lalu sebelum seminar hasil penelitian pun Yuuri juga latihan presentasi di depan si kembar dan juga Yesung. Sebenarnya menurut Yesung latihan di depan si kembar sama sekali tidak efektif, karena si kembar tidak mungkin mencoba memberikan pertanyaan. Tapi tetap saja Yuuri melakukan hal itu. Sudah menjadi kebiasaan Yuuri untuk mengajak si kembar berbicara seolah-olah mereka seumuran dengannya.

“Kalau kita berbicara dengan baby talk, nanti mereka akan ngomong cadel dan perkembangan otak mereka akan lebih lambat dalam mencerna kata-kata.”jelas Yuuri suatu hari saat Yesung menanyakan alasan Yuuri berbicara dengan cara seperti itu pada kedua bayi mereka.

Yesung mendengus geli saat melihat Yuuri berinteraksi dengan si kembar seolah-olah si kembar memberikan pertanyaan dengan bahasa bayi mereka dan Yuuri terlihat sangat paham lalu memberikan jawabannya. Yuuri mendelik melihat Yesung yang menahan tawanya di depan pintu kamar belajarnya. Ia tahu jika suaminya itu menertawakannya. Yesung membalas delikan Yuuri dengan pandangan lembut yang menghangatkan hati, membuat wajah Yuuri bersemu merah. Padahal ia sudah sering melihat pandangan seperti itu dari Yesung, tapi tetap saja jantungnya berdetak dengan sangat kencang dan pipinya selalu langsung bersemu merah.

Yuuri merasa tidak akan ada yang dapat membuatnya lebih gugup dibandingkan pandangan penuh cinta Yesung padanya. Bahkan mungkin pandangan menilai dari dosen killer sekalipun saat ia sidang besok.

***

“Oke… Jung Yuuri, tenangkan dirimu. Ini penelitianmu, kau pintar, dan kau sudah belajar dengan baik, kau pasti akan mendapatkan nilai sempurna di ujian ini.”ucap Yuuri berkomat-kamit menenangkan dirinya. Kalimat ini adalah kalimat yang sama yang diulang-ulang Yuuri sejak bangun pagi dan bersiap-siap untuk menuju sidang ujian akhirnya. Bahkan sejak bangun tidur ia tidak mengucapkan kalimat apapun pada Yesung ataupun kedua bayinya dan hanya merapalkan kalimat tersebut seperti mantra.

Yesung menghela napas melihat Yuuri yang sepertinya terkena serangan panik itu. Ia bahkan tidak memperhatikan mahasiswi-mahasiswi yang menatap Yesung kagum. Padahal biasanya Yuuri seringkali mendelik pada mahasiswi-mahasiswi yang menatap lapar suaminya itu. Yesung sendiri tidak habis pikir, kenapa fansnya di kampus Yuuri malah semakin banyak semenjak ia punya anak? Bahkan mereka akan semakin histeris ketika melihat Yesung yang mendorong kereta dorong bayi kembarnya. Tapi tampaknya Yuuri sekarang tidak memperhatikan hal itu saking paniknya.

“Yuu! Jangan terlalu gugup!”ucap Reina saat Yuuri, Yesung dan si kembar sampai di depan ruangan yang akan menjadi ruang sidang Yuuri. Tapi sepertinya Yuuri tidak mendengarkan ucapan sahabatnya itu.

“Yuu, kau terlalu tegang…”ucap Heera sedikit khawatir. Ia memegang bahu Yuuri yang terasa sangat tegang itu. Tapi lagi-lagi Yuuri tidak menyadarinya dan masih sibuk dengan mantranya yang katanya untuk menenangkan diri tapi malah terlihat membuat semakin panik itu.

“Oppa…”ucap Heera khawatir pada Yesung. Yesung menghela napas lalu memegang bahu Yuuri dan mengecup bibir istrinya itu. Yuuri mengerjap-ngerjapkan matanya kaget dengan perlakuan Yesung, tapi pada akhirnya ia memejamkan matanya dan menikmati lumatan lembut bibir Yesung di bibirnya.

“Aigooo~”ucap Reina geleng-geleng kepala, sementara Heera sudah terlihat bersemu merah melihat kemesraan suami istri itu.

Yesung melepaskan ciumannya lalu tersenyum melihat wajah Yuuri yang sudah sangat memerah itu. “Jangan terlalu khawatir, kau akan berhasil di dalam sana chagi.”

“Bagaimana Oppa bisa tahu?”

“Karena istriku adalah seorang yeoja yang luar biasa.”ucap Yesung lembut dengan penuh cinta.

Yuuri tersenyum lebar, Yesung selalu bisa menenangkannya.

“Yuu, kau sudah harus masuk.”kata Heera. Yuuri mengangguk lalu mencium bibir Yesung sekali lagi. Setelah itu ia berjongkok di depan kereta dorong si kembar. “Doakan Eomma ya aegi.”ucapnya kemudian mencium dahi kedua bayinya, lalu masuk ke ruang sidang ujiannya.

Dua jam kemudian Yuuri keluar dengan wajah gembira dan mata berkaca-kaca. Tanggal 14 Februari kali ini jadi hari yang sangat bersejarah buat dirinya.

*******************************************

Congratz for Yuuri and me! Haha~

Jadi kemarin itu, tanggal 14 feb, aku sidang ujian komprehensif dan lulus dapat predikat sarjana. Yeeeyyy~~ setelah 3,5 tahun kuliah, ½ tahun sibuk organisasi dan meninggalkan skripsi, akhirnya sekarang bisa tobat dan lulus dengan nilai sempurna. Haha~ kayaknya ortu sm dosen pembimbing adalah org yg paling lega aku bisa lulus, kebanyakan wara-wiri ikut macem2 kegiatan sih jadi telat deh lulusnya 😛

Mian ya kalo kali ini storynya gk panjang, cuma drabble doang. judulnya jg gaje gitu. Hehe~

Iklan

15 pemikiran pada “{SungRi’s Sweetdays} Happy ….

  1. hoalah… kkk~ congrats for ur graduate ^^ *tiup terompet*
    trakteeeerrrr XD kkk~
    haduuh… jd inget masa2 sidang.. sy 3x sidang 3x juga keringet-dingin *curcol*
    over all… congratulation an celebration ^^ hihihi *peluk yesung*

      1. Aku gag sejenius itu sampe bs lulus s3…kkk~ tp aminin aja deh…hihihi.
        di jurusanku emang sidang ttuh 3x..tugas akhir br bs diambil stlh skripsi jg tuntas..*nasib anak teknik*

  2. cukhae unnie ,,
    insya allah tahun ini aku bisa lulus D3 amin… hihihi
    moment yang aku suka pas yuu lg nyusuin kembar sambil baca,, bayangin tuh lucu aja ya ditambah sama kecupan semangat dr yeye ,,, uuh ,,, aku mau…

  3. chukae…atas kelulusannya…
    ga kebayang klw aku jadi yuu harus mempersiapkan ujian kooperehensif sementara ada dua bocah yg harus diberi perhatian ektra disela2 kegiatan belajar Good Job buat yuuri.itu ye oppa mau ngasih semangat atw mau cari kesempatan tp so sweet deh uri handsome appa

  4. selamat eonieeee….
    aq kira cuman cerita aja ff nya,, tapi ternyata beneran….
    jadii mikir gimana ntr aq kalo sidang,, bakal kyak gmn grogi nya…
    chukaee eonie…

  5. Annyeong ! Aku baru mampir lagi nih. hehehe
    Dan ternyata aku emang selalu suka baca ff buatan eonni.
    Penyusunan kata-kata dalam ceritanya itu lho aku suka banget.
    Chukkae juga buat eonni atas kelulusannya.

    Ditunggu story2 yang lainnya yaa.. 🙂

  6. Chukae eonni bwt kelulusan.x . . Qw lama bgt kyk.x gk mampir kesini. . . Oi ya . . Eonni wires ya? Ato cma suka aja kalo gtu bwt dong OS seokyu perjodohan kyk.x seru . .

  7. lucunya… bc ff ni bahagia trus, jd suka deh
    senyum2 mulu…
    selamat ya utk kelulusannya walau udah lama..
    udah wisuda mgkn skrng ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s