[Prolog] The Queen of Money!

Title : The Queen of Money – PROLOG
Author : Jung Yuuri a.k.a ideaFina (@ideaFina),VanFlaKets91 (@van_alexasntani), & Keiriangel_ (@Keiriangel_)
Genre : AU, romance, comedy (maybe), family, friendship, school-life and…. I don’t know .___.
Rating : G
Main cast : 
Lee Hyeri (OC), Lee Jinki (Onew SHINee)

Support and other cast : menyusul .__.v
Disclaimer : this story, Lee Hyeri and OCs are belong to the authors. SHINee and other cast are belong to God and their family.

Haloha readers~~!
Ini FF kolaborasi pertamaku dengan dua ‘keluarga’ku (author di My Room ‘n SBC) :*
Seperti biasa, wajib komentar. Kalau gak mau komentar, mending jangan baca!
Ini FF juga sedikit nyindir lho~! Nyindir di mananya silakan kamu cari sendiri ya!
-Author Gahoel :p- 

***

Prolog by VanFlaKets91 (@van_alexasntani)

 

“Kau tidak tahu siapa aku? Huh! Amazing sekali! Baiklah kalau kau tak tahu. Aku Lee Hyeri, gadis terkaya di sekolah ini. Pemegang kendali kuasa karena aku adalah pemilik sekolah ini. Tidak ada yang tidak mengenalku, aku pintar dan aku kaya. Aku bisa membeli apapun termasuk cintamu. Tch, itu mudah bagiku! Cinta itu murah sekali untukku!”

—-HAPPY READING!—-


Malam terasa begitu dingin, seperti malam-malam yang sebelumnya. Jalanan kota Seoul juga sudah mulai sepi, tidak seperti jam-jam yang telah berlalu tak akan terulang kembali. Di sudut ibukota Korea Selatan tersebut, seorang gadis dalam balutan kaus putih berlapis cardigan hitam tengah melangkah terseok-seok dengan seorang lelaki bermata sipit yang tampak kewalahan menopang berat tubuhnya.

“Nona, sebenarnya rumahmu di mana?” tanya Pria Mata Sipit itu sambil terus menyeret kakinya yang rasa-rasanya seperti hendak patah. “Ugh, cantik-cantik berat…”

Gadis yang sedang menyusahkannya malah tertawa kecil sambil sesekali meracau, “Hik, dasar hik bodoh! Kenapa kau mau mengantarku kalau.. hik kau tak tahu rumahku!” Ia kemudian melanjutkan racauannya dengan bernyanyi-nyanyi kecil.

Pria berwajah manis itu hanya bisa mendesah kesal. Sedikit menyalahkan takdir yang menurutnya kejam karena dipertemukan dengan seorang gadis tengah berjalan sambil memegangi tembok, terhuyung-huyung dan menenteng sepasan sneakers putih. Ia tidak pernah tega membiarkan sesuatu yang buruk terjadi di depan matanya, apalagi ini wanita. Dia khawatir wanita mabuk ini akan kenapa-napa jika ia tinggalkan.

Lanjutkan membaca “[Prolog] The Queen of Money!”

Iklan